Rantai Rasa

Binar melalui celah sempit sudut matamu
Beradu, hingga terpana
Berjuta degup di dadamu terhenti
Bukan untukmu
Sesekali kau telusur bulat mataku
Terpancar utuh dari kedua bola matamu
Hanya untukku
Tak kau hirau
Walau binarku tak kuberi
Tetap kau memaku
Dalam rajut rindu
Walau kau tahu
Hanya dia yang mampu membuatku hanyut
Melebur dalam gebu nan syahdu
Tempat beradu
Bahagaia pun pilu
Bersamanya ku memadu rindu
***
Rawa, 22 Maret 2017
Neni Nurachman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Endog Lini

Ayo Bernasyiah dengan Riang Gembira

Tetap Bertahan