Lentera Kakek Tua
Oleh : Nie Noor
Lentera bergoyang pelan,
Sesekali tergantung tenang.
Mengecil hapir padam tertiup angin lembah.
Ramai anak-anak kampung mengaji.
Sesekali muncul suara seorang kakek meluruskan bacaan mereka.
Suara batuk berada diantara keriuhan.
Hingga beduk dan kumandang adzan isya menyeruak
Melemah lalu menguat terbawa angin malam.
Sesaat senyap,
Dua kali kalimat aamiin nyaring,
Kemudian senyap.
Kompak suara anak-anak walau tak seirama.
Binar nampak dari pelupuk renta.
Mengantarkan anak-anak kampung beranjak,
Pulang menemui Emak dan Bapak mereka.
Kesunyian kembali hadir di surau itu.
Tinggalah kakek berjanggut putih sepi sendiri.
Bermunazat,
Hingga lelap tiba,
Hingga jelang fajar belum terjaga.
Dia pergi menemui Sang Maha Kuasa.
Dalam sungkur sujud tahajud.
#Rawa, 02 Maret 2016.
Jarang banget nemu kata "bermunazat".... :))) Mampir2 ya kak: www.iamandyna.com
BalasHapusEntah gimana hatiku gerimis baca ini
BalasHapusMembayangkan di masa tua sendirian
Hiks
Sedih. Tapi pengen menghadap Sang Kuasa kayak gitu. Ga ngerepotin...
BalasHapusMenghadap Sang Kuasa dalam sungkur sujud tahajud,. Subhanallah....
BalasHapusMenghadap Sang Kuasa dalam sungkur sujud tahajud,. Subhanallah....
BalasHapusMakasiy semua...
BalasHapusTeringat guru ngaji
Waktubkecil...