Kepo dalam Senyap
Oleh: Neni Nurachman "KIRI DEPAN!STOP" Aku menghentikan angkot. Sekolah yang kutuju lumaha 300 km lagi. Mampir dulu toko. Niat beli roti dan minum. Mengganjal perut sebelum segerombolan nasi masuk lambung. Jelang shalat jum'at pelayan sudah berangsur istirahat sebagian. Penjaga kasir masih berada di arenya. Septrtinya telah buru-buru. Nunggu diganti pegawai perempuan. Walau bel kunjung datang. Layanan kasir lumayan lama. "Maaf Bu, sedang ada gangguan." Ujdrnya. Senyuman terlatih mengembang, kedua telapak tangan menangku di depan dada. Punggungnya sedikitembungkuk. "Ga Apa-apa." Jawabku, sedikit melirik ke kiri dan kekanan. "A, yang itu satu!" Seorang pemuda menunjuk deretan barang yang akan dia beli. Walau memakai pakaian kaos dan celana panjang katun. Terkaanku usianya ya anak SMA. 'Tapi nggak mungkin anak SMA, lha masih jam sekolah behini' Pikirku. 'Bisa jadi anak itu baru lulus SMA' Berkecamuk lagi suara-suara dalam ...