Muhasabah Mengajar
Oleh: Neni Nurachman *)
Kegiatan 'keenam' MGMP Fisika SMA Kab.Tasikmalaya adalah telaah soal hingga membuat soal perbaikan. Berdasarkan kisi-kisi dan soal USBN. Pemateri dari widyaiswara P4TK IPA, Bapak Siharto,MT. Kegiatan dilaksanakan hari senin tanggal 3 April 2017. Untuk kegiatan tatap muka. Esok harinya akan dilakukan kegiatan mandiri berupa praktek.
Membuat kisi-kisi tidaklah semudah yang biasa dilakukan. Kisi-kisi dibuat idealnya harus bisa dijadikan oedoman soal oleh siapa saja. Sehingga, pbuatan kisi-kisi mesti teliti. Memperhatikan pembuatan indikator soal dengan kompetensi dasar yang terdapat pada kurikulum. Jika satu Kompetensi Dasar (KD) memuatvbanyak soal, tahapan berfikir hendaknya mencapai KD yang tertera. Tetapi, apabila satu KD dibuatkan satu soal, maka indikator soal menggambarkan ketercapaian KD.
Setelah kisi-kisi terkoreksi, dan memenuhi aturan serta berada dalam kategori baik, maka lanjut ke soal yang telah dibuat berdasarkan kisi-kisi tersebut. Soal yang telah dibuat, ditelaah. Sudah sesuai dengan kisi-kisi atau belum? Kaidah tatq bahasa sudah benar atau belum? Dan serangkaian telaah, hingga ditemukan kategori soal tersebut sudah tepat dan sesuai kisi-kisi.
Apabila ditemukan kekurangan, maka dilakukan perbaikan soal. Sisi bahasa, materi, keseuai dengan kisi-kisi dan sebagainya. Sehingga diperoleh soal yang dianggap paling mendekati kisi-kisi (sempurna).
Ada baiknya telaah soal dilakukan oleh rekan kerja lain, tentu yang mengampu dan memiliki latar belakang sama. Telaah soal fisika dilakukan oleh guru fisika yang lain. Bisa dilakukan dalam sekolah yang sama, atau antar sekolah. Melalui MGMP akan lebih baik.
Keterbukaan hati dan pikir menjadi kunci utama. Telaah soal tentu akan mendapatkan aneka masukan dan saran dari rekan sejawat. Bukan mencari pembelaan diri, merasa diri sudah benar. Justru kegiatan ini sebagai refleksi diri. Mencari allusi dan menbah khazanah pengetahuan. Tentu akan diperoleh soal hasil perbaikan yang hampir sempurna.
Semua manusia terlahir dengan segala keunggulan dan kekurangan. Begitupun guru, saling menerima kekurangan, menerima masukan dan saran dari rekan yang lain, adalah salah satu langkah menjadi sempurna. Serangkaian telaah soal sampai memperoleh soal oerbaikan, adalah salah satu menuju kesempurnaan sebagai guru, pembuat soal.
Guru yang mampu membuka diri. Walau banyak ilmu telah berada padanya. Mampu menerima masukan dari teman lain. Mau mendiskusikan perbaikan pekerjaan. Saling mengoreksi satu sama lain. Tentu dengan tujuan kebaikan semua. Patutlah menerima apresiasi. Guru yang selalu senantiasa selalu berniat memajukan pendidikan. Maju bersama, sukses bersama, untuk kemajuan generasi penerus bangsa.
*) Penulis adalah seorang guru SMA Pesantren Cintawana Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat
Komentar
Posting Komentar